Sponsor

28 Mar 2012

JANGAN AMBIL KEPUTUSAN UNTUK BERHENTI


 Kebanyakan Orang Meraih Sukses Karena Mereka Bertekat Bulat.
Orang Dengan Kemampuan Biasa-biasa Kadang Mencapai Kesuksesan Yang Unggul Karena Mereka Tidak Tahu Kapan Untuk Berhenti.
George Allen.

Setiap manusia memiliki suatu bagian otak tertentu yang sama: sebuah saklar untuk berhenti.
Sebagian orang, karena kebiasaan sepanjang hidupnya, memutuskan berhenti pada saat awal mereka merasa frustrasi. Pekerjaan mereka menjadi begitu sulit, sehingga mereka menghentikan pekerjaan mereka dan pulang kerumah. Hari mereka yang penuh dengan masalah membuat mereka frustrasi, sehingga mereka berhenti dan memutuskan pergi minum kopi dengan seorang rekan kerja selama dua jam untuk rasa simpati yang negatif.

Setiap orang memiliki saklar untuk berhenti. Tetapi tidak semua orang mengetahuinya.
Ketahui hal ini. Perhatikan diri Anda membolak-balik saklar tersebut, Anda tidak akan berhenti sampai Anda menekan saklar berhenti itu. Seorang manusia diciptakan seperti seekor  hewan yang akan melakukan sesuatu sampai tujuannya tercapai. Perhatikan anak-anak yang mendapatkan apa yang mereka inginkan dan Anda akan melihat hal alaminya, ketekunan yang melekat pada diri mereka.

Meskipun di suatu titik dalam perjalan kita, kita mempelajari tentang saklar kecil ini, dengan segera kita mulai menjentikkan saklar ini. Beberapa dari Kita mulai menekan saklar tersebut ketika kita sudah mengalami frustrasi hebat, dan sebagian lagi ada yang menekan saklar tersebut pada tingkat sedang sampai kita menekan saklar tersebut apa bila kita sudah merasa tidak nyaman.

Jika Anda tidak berada pada kebiasaan berhenti secara terlalu cepat, Anda akan memproleh tujuan yang sudah Anda tetapkan. Anda tidak akan pernah menyerah atas tim Anda. Anda akan mencapai target penjualan Anda setiap bulannya. Anda akan mendapatkan apapun yang Anda inginkan karena Anda tidak akan berhenti sebelum mendapatkannya.
Saklar untuk berhenti adalah sesuatu yang dapat Anda fokuskan, pelajari, dan buat bekerja untuk Anda bukannya bertentangan dengan diri Anda. Apakah Anda menekan saklar ini terlalu cepat atau terlambat merupakan sebuah kebiasaan. Kebiasaan menekan saklar ini sering disalahmengerti sebagai kurangnya kekuatan kemauan,semangat, dorongan atau hasrat tetapi semua itu omong kosong. Ini merupakan suatu kebiasaan, dan seprti setiap kebiasaan, hal ini juga bias digantikan dengan kebiasaan lain.

Biasakan diri Anda untuk tidak terlalu cepat memutuskan berhenti dalam setiap peruses yang Anda jalani. Jangan menyerah pada diri Anda sendiri sebagai pemimpin atas diri Anda sendiri ataupun atas tim yang anda pimpin. Semakin jarang Anda memutuskan untuk berhenti, semakin besar peluang Anda menjadi orang yang sukses.

Sumber: buku 100 Ways to Motivate Others

Tidak ada komentar:

Posting Komentar