Sponsor

12 Mei 2012


MEMBANTU KUPU-KUPU

Seorang anak laki-laki menemukan kepongpong seokor kupu-kupu. Dia duduk dan mengamati calon kupu-kupu itu ketika sedang berusaha keluar melewati lubang kecil pada kepongpong itu.

Setelah beberapa lama kupu-kupu itu berhenti berusaha keluar dari kepongpong. Tampaknya si calon kupu-kupu tersebut menyerah dan tidak membuat kemajuan yang berarti. Dan akhirnya sianak laki-lagi itu memutuskan membantu si calon kupu-kupu keluar dari kepongpong tersebut. Dia mengambil gunting dan memotong sisa kekangan dari kepongpong itu. Kupu-kupu itu keluar dengan mudahnya, namun dia mempunyai tubuh yang kembung dan kecil dan sayap-sayapnya mengerut.

Anak laki tersebut terus mengamati karena dia berharap bahwa, sayap kupu-kupu akan segera mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu.

Ternyata sayap kupu-kupu tersebut tetap mengerut dan tidak bisa terbang. Si kupu-kupu harus menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya  dengan tubuh yang mengembung dan sayap-sayap mengerut. Dia tidak pernah bisa terbang.

Secara alamiah, si kupu-kupu harus melewati proses melalui lubang yang kecil pada kepongpong. Proses yang menyakitkan karena terjepit dan menyakitkan karena akan terjepit dan terhimpit di lubang yang kecil tersebut, akan memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu mengalir ke sayap-sayapnya. Setelah sekian waktu sayap kupu-kupu semakin tumbuh kuat dan ketika berhasil keluar dari kepongpong secara alamiah, kupu-kupu tersebut akan siap terbang di ala, bebas dengan sayapnya yang indah.

Demikian juga dengan kehidupan kita, ketika kita bersabar menjalani segala proses yang ada,tidak mudah menyerah, terus berlatih dan terus mencoba maka pada akhirnya itu yang akan membawa kita kepada keberhasilan yang seutuhnya.

Tidak ada yang instan dalam kehidupan ini, segala hal yang instan akan memiliki efek samping yang pada akhirnya merugikan kita lebih banyak dari apa yang sudah kita miliki. Walaupun demikian kita semua pasti suka dengan mei instan dan kalaupun tidak suka paling tidak pasti pernah merasakannya.

Jadi dalam mencapai kesuksesan tidak ada kata yang instan harus bertekun dalam menjali proses yang ada, terus belajar, berususaha mencoba dan berdoa sampai kita di puncak kesuksesan seperti yang kita harapkan.

11 Mei 2012

MEMBANGUN KARYAWAN YANG ANTUSIA, KREATIF, BERANI DAN GENIUS


MEMBANGUN KARYAWAN YANG ANTUSIA, KREATIF, BERANI DAN GENIUS

            Perkembangan jaman menuntut kita selalu harus berubah dan beradaptasi dengan setiap kondisi dan perubahan yang begitu cepat, sehingga mau tidak mau kita juga harus bisa mengikuti perkembangan dan perubahan tersebut dan hampir dalam setiap aspek kehidupan pasti ada perubahan, baik di lingkungan keluarga, pekerjaan dan bahkan diri kita sendiri pun akan berubah baik secara fisikis maupun psikologis.
Karena kita dalam dunia kerja maka pembahasan kita akan lebih ke pekerjaan dan diri kita masing-masing. Dalam materi sebelumnnya kita sudah pelajari aspek-aspek yang tidak bisa di pisahkan dari  penjualan, APAKAH MASIH DI INGAT APA ITU?
  1. …..
  2. …..
  3. ….
  4.  ….

Coba anda tuliskan.
            Untuk menyempurnakan ke empat aspek tersebut didalam diri kita khusnya sebagi tim penjual dan sebagai pemimpin maka ada 3 hal yang penting yang harus kita cermati dan kembangkan dalam diri kita sebagai pemimpin dan sebagai penjual:
  1. Antusias
  2. Kreatif
  3. Berani
  4. Genius

Keempat hal ini menjadi hal yang sangat penting kita miliki karena dalam 4 hal tersebut maka banyak yang akan kita pelajari dan banyak hal yang akan kita miliki kalau kita berhasil memahami dan mampu mengaplikasikannya dalam pekerjaan dan kehidupan kita.
Mari kita coba bahas satu persatu:

1. ANTUSIAS

Dalam kamus besar bahasa Indosesia antusias diartikan bersemangat, punya rasa ingin tahu,  aktif, energik, berapi-api, bergairah, bergelora dan masih banyak lagi arti katanya. Jadi Antusias dapat di artikan orang yang memiliki semangat, rasa ingin tahu dan gairah yang terus membara untuk mengembangkan dirinya.
Dalam bekerja antusias merupakan satu hal yang sangat penting karena dengan adanya antusias dalam diri kita maka kita akan selalu siap dalam menghadapi setiap perubahan yang terjadi.
Antusias membuat seseorang menjadi peduli, bertanggung jawab, mau belajar dan mau mengajari dan terus menambahkan nilai positif dalam dirinya.
Ada banyak hal yang bisa menurunkan antusisme kerja seseorang dalam lingkungan kerja seperti; perselisihan, suasana hati, baru putus sama pacar dll, dan apa bila tidak diatasi segera maka lama kelamaan akan padam seperti bara api yang tidak dirawan yang pada akhirnya akan tinggal abu dan tak bermanfaat dan bahkan akan menyusahkan bagi anggota timnya. Oleh karena itu sangat penting memilihara antusiasme tersebut dengan cara sebagai berikut:
1.     Persoalan didalam diri kita, bukan factor dari luar
Perhatikan bahwa kondisi toko yang membuat anda tidak antusias itu juga berlaku bagi yang lain, perusahaan menuntut pencapaian target yang baik, pemahaman prodak, pelayanan, pemahaman konsumen, kedisiplinan, itu juga berlaku bagi yang lain dan bukan diri Anda sendiri yang di tuntut hal tersebut, jadi apa bila Anda kehilangan Antusias, maka sebentar lagi Anda akan tergilas akan semangat orang lain yang tetap Antusias. Jadi, ternyata bukan soal lingkungan. Antusias itu adalah soal didalam diri Anda sendiri.

2.    Raga kita butuh oksigen begitupula jiwa anda
Antusiasme itu bagaikan oksigen yang menghidupi seluruh sel didalam sekujur tubuh kita. Jika tubuh kita kekurangan oksigen, maka proses metabolisme penghasil energy tidak bisa berjalan semestinya; dan tubuh kita pun menjadi lemah. Tanpa antusiasme, jiwa kita tidak memiliki cukup energy untuk melakukan tindakan apapun. Lihatlah orang yang tidak antusias, mereka terlihat malas, bukan? Beri jiwa kita antusiasme yang terus menerus menggelora, maka kita akan selalu memiliki tenaga melimpah ruah untuk melakukan apa saja dalam kehidupan kita.

3.    Mintalah penugasan-penugasan baru.
Coba perhatikan bayi-bayi mungil disekitar kita. Berikanlah kepada mereka hal-hal baru, atau mainan-mainan baru; maka mata mereka langsung berbinar dan tangan mereka langsung menggapai-gapai. Beberapa puluh tahun yang lalu, Kita juga lucu dan antusias seperti itu. Jika sekarang kita membutuhkan sesuatu yang bisa mengobarkan kembali antusiasme kita, maka mintalah penugasan baru kepada atasan kita. Sesuatu yang benar-benar menantang dan memompa adrenalin kita. Maka kita akan menemukan semangat para bayi didalam diri kita. Hanya saja, kita harus ingat bahwa tugas-tugas baru tidak selalu berarti jabatan baru. Tidak selalu tersedia jabatan baru, tapi akan selalu ada tugas-tugas baru yang menanti kita secara proaktif merangkulnya.

4.    Antusias itu memancarkan energi Positif
Interaksi dengan orang lain melibatkan energi yang tidak kelihatan secara fisik atau sering disebut sebagai aura. Kita tidak perlu memiliki kesaktian untuk mengetahui apakah seseorang yang kita temui itu mempunyai aura positif atau tidak. Kita bisa merasakannya tanpa berkata-kata. Kepada orang yang auranya positif, Kita pasti suka. Demikian pula halnya orang lain yang pasti akan suka kepada kita yang mampu memancarkan aura positif. Sungguh, tak seorang pun tahu persis bagaimana ‘membuat’ energi positif. Namun kita tahu bahwa antusiasme memancarkan energi positif itu. Jadi, antusiaslah. Dengan sendirinya kita memiliki energi positif yang melimpah.

5.    Turbin Antusiasme berada didalam iman.
Seseorang yang beriman kepada Yang Maha Kuasa tentu yakin bahwa setiap detik dalam hidupnya dinilai oleh TYME untuk ditukar dengan imbalan yang tak ternilai harganya. Itulah sebabnya, mengapa orang-orang yang beriman dengan benar tidak pernah membiarkan hidupnya tersia-siakan. Orang yang antusiasmenya rendah sering membiarkan waktu berlalu begitu saja. Sedikit berbuat dan enggan bertindak. Sedangkan orang yang memiliki antusiasme tinggi terus memacu dirinya untuk terus berkontribusi kepada hidup. Karena dia percaya, bahwa tujuan dari setiap tindakannya di rumah, di kantor, toko dimana saja adalah untuk TYME. Maka hidupkanlah iman. Karena iman akan menekan tombol ‘ON’ pada generator pembangkit antusiasme yang memberi energi, dan menerangi jalan hidup kita

Tidak ada orang antusias yang malas. Tidak ada orang antusias yang lemas. Tidak ada orang antusias yang membiarkan hidupnya terombang-ambing oleh faktor luar dan lingkungan yang melemahkannya. Orang-orang antusias adalah mereka yang bersedia mengambil tanggungjawab pribadi. Mencurahkan seluruh energi untuk menuntaskan tugas-tugasnya. Dan memastikan bahwa hasil karyanya berkualitas tinggi, dan berkelas. Begitulah sifat orang-orang antusias. APAKAH ANDA SUDAH MEMILIKINYA?......

2.  KREATIF

Dalam kamus online Kreatif adalah memiliki daya cipta, memiliki kemampuan menciptakan, jadi dari arti kata diatas bisa kita artikan kreatif adalah seseorang yang mampu, menemukan sesuatu hal yang baru yang belum ada atau mampu mengembangkan sesuatu hal yang sudah ada menjadi lebih baik.
Setiap orang pada dasarnya adalah kreatif. Menurut profesor psikologi dan pendidikan Keith Sawyer, Ph.D, kreativitas bukan suatu ciri kepribadian seperti halnya IQ. Kreativitas lebih didasarkan pada proses-proses otak sehari-hari. Artinya, kreativitas bisa diusahakan atau dilatihkan.
Sebagai pemimpin krativitas sangat penting karena itu akan berpengaruh pada produktivitas anggota timnya, seorang pemimpin harus kreatif dalam membangun kebersamaan tim, kreatif dalam membuat strategi, membangun kedisiplinan, membangun kerjasama tim, kratif dalam mendesain toko, oleh karena itu pemimpin juga harus terus belajar dalam melakukan hal tersebuat selalu tambahkan kedalam diri kita hal yang positif yang membuat kita maksimal dalam mengerjakan segala aktivitas kita.
Sebagai seorang penjual juga gak kalah pentingnya krativitas karena itu akan berpengaruh kepada keberhasilan kita dalam memenangkan hati konsumen, kratif dalam melayani konsumen, kratif dalam merias diri dan penampilan, kratif dalam menyusun stoc barangnya, kratif dalam berkomunikasi dan kratif dalam melakukan pendekatan kepada konsumen. Jadi utk semua penjual jangan hanya berharap dengan cara-cara yang biasa kita bisa mencapai target kita setiap bulannya. Banyak usaha yang harus di kerjakan dan banyak yang harus di pelajari, oleh karena itu dalam kondisi-kondisi sepi manfaatkan waktu untuk belajar, cari cara-cara baru untuk bisa menambah pengetahuan kita sehingga kita juga bisa capai target setiap bulannya.

3. BERANI

Dalam kamus online berani diartikan adalah  mempunyai hati yg mantap dan rasa percaya diri yg besar dalam  menghadapi bahaya, kesulitan, tantangan dan lain sebagainya.
Berani karena benar, ini merupakan pepatah yang sering kita dengar tapi pada kenyataannya banyak juga orang tidak berani walaupun benar. Dan ada juga yang memang salah tapi memberanikan diri. Dan ini mungkin pernah kita liat dan satu hal lagi orang yang yang tidak percaya diri sudah pasti tidak berani. Oleh karena itu kalau anda mau berani maka bangun kepercayaan dirinya, orang yang percaya diri mampu menerima dirinya apa adanya dan terus belajar mengembangkan semua potensi dirinya.
 Kedua hal diatas antusias dan kratif tanpa keberanian maka hasilnya akan pincang atau kurang bermanfaat.
Sebagai pemimpin harus lebih berani dalam memimpin timnya, harus berani memberikan teguran dan nasehat dalam membentuk tim yang lebih produktif dan begitu juga sebaliknya pemimpin juga harus berani terima teguran dari anggotanya dan berjiwa besar dalam menerimanya sehingga tercipta keselarasan dalam tim.
Sebagai tim penjual juga harus berani dalam menghadapi konsumen, jangan seperti biasa saya sampaikan ketika melayani konsumen” Anda sendiri tidak percaya diri” sehingga membuat konsumennya sendiri risih dan meninggalkan anda, jadi gagal bukan karena tidak adanya prodak tapi gagal karena sikap anda yang tidak membuat orang lain nyaman. Sebagai penjual juga harus berani dalam menghadapi segala celotehan konsumen yang sering kita dengar, “terlalu mahal, jelek apa segala macamnya” kita harus hadapi dan kita harus mampu menyakinkannya bahwa prodak yang kita jugal bukan seperti yang dikatakannya, oleh karena itu jangan langsung putus asa.

4. GENIUS

Genius adalah seseorang yang mampu mengoptimalkan kemampuannya, sehingga lebih baik dari orang lain. Genius merupakan satu harapan bagi setiap orang. Dan begitu juga setiap perusahaan pasti mengharapkan memiliki SDM yang genius. Karena melalui merekalah perusahaan bisa berkembang.
Pada dasarnya genius bukan sesuatu hal yang alami, tetapi berkat proses pembelajaran yang ekstra, oleh karena itu setiap orang bisa menjadi genius dalam bidangnya masing-masing. Jadi melalui tulisan ini saya menghimbau semua bahwa kita juga bisa menjadi genius kalau kita siap dengan proses pembelajaran yang lebih ekstra.
Terus belajar, terus berlatih akan membawa kita kepada kemampuan yang melebihi orang lain walaupun pada dasarnya kita bukan orang yang memiliki tingkat intelegensi yang tinggi. Misalnya kita sebagai tim penjual merasa kurang baik dari segi komunikasi, pemahaman prodak, pendekatan terhadap konsumen dll maka dengan proses latihan dan belajar, maka kita semua bisa ahli dalam hal itu sehingga sempurna kemampuan kita dalam hal menjual bahkan lebih dari yang lain.

Antusia, kratif ,berani dan genius merupakan dasar untuk mengembangkan diri menjadi lebih produktif dan lebih positif dalam mengerjakan setiap pekerjaan kita oleh karena itu kita mendorong semua tim dicabang untuk lebih bersungguh-sungguh dalam menjalani proses pembelajaran dan pengembangan dirinya. Kita berharap dengan ini MJA bisa mengalami perubahan yang lebih baik, menjadi perusahaan yang bisa memakmurkan kita juga semua.

Sukses Buat Kita Semua……..
 

















7 Apr 2012

ANDA BUKAN SANG JURU SELAMAT AJARI ANAK ANDA UNTUK MEMANCING

Dalam kondisi lelah dan ngantuk, saya liat buku yang terletak di meja dan tanpa sengaja saya buka dan ada satu halaman yang membuat saya tertarik untuk membacanya dan saya rasa cukup menarik, karena merasa tertarik dan mungkin banyak orang juga saya rasa perlu tahu hal itu maka dalam kondisi lelah dan ngantuk saya hidupkan computer saya dan saya mulai menuliskan apa yang say baca tadi:

Bebrapa tahun lalu ada berita mengenai sorang kaya yang bernama Nizam dari Hyderabad, dimana pada tahun 1976 dengan cermat dan pandai membangun  perserikatan-perserikatan dagang sehingga keluarganya dapat hidup nyaman. Tetapi pada suatu generasi, orang-orang yang dicintainnya dapat dikatakan hidup dijalanan. Dan pernah lagi ada berita mengenai keturunan Bahadur Shah Zafar yang kini hidup di jalan-jalan Kalkuta. Nasip sama bisa saja menimpa siapa saja bahkan diri Anda dan saya.

Sesuatu hal yang menarik pasti yang akan Kita tanyakan adalah mengapa hal itu bisa terjadi? Tetapi yang pasti saya tidak mempunyai jawaban atas itu semua, tetapi bagi saya jawaban yang sederhana yang bisa saya berikan adalah “Berikan ikan kepada putra/putrid Anda, maka dia akan makan satu hari saja; ajar dia memancing, maka dia dapat makan setiap hari” mungkin ini sudah serig Anda dengar dan saya juga begitu.

Jadi saya sama sekali bukan hendak ingin mengatakan bahwa kita tidak boleh memanjakan, saat kita ingin membahagiakan anak-anak kita, tetapi hal itu perlu dilakukan dengan penuh pertimbangana sehingga pada akhirnya tidak salah apa yang Anda berikan.
Saya selalu mencoba mengingat bahwa seorang anak dapat membuat yang tadinya tidak bernilai menjadi bernilai jutaan tetapi sebaliknya, juga dapat menyulap yang jutaan menjadi nol dengan sama mudahnya. Sebagai orang tua Anda dan saya juga kelak harus bisa berbagi waktu dan uang yang berkualitas untuk kita investasikan kepada anak-anak kita kelak.

“Hanya Ada Dua Warisan Yang Abadi Yang Dapat Anda Berikan Pada Anak-Anak Anda, Salah Satu Akar, Yang Lainnya Sayap””

Baru-baru ini ada saya lihat iklan layanan masyarakat tentang bahaya penyalah gunaan narkoba, mungkin Anda juga pernah melihatnya: disitu kita bisa melihat bagai mana situasi si anak yang sedang mengalami berbagai masalah, sehingga dia membutuhkan perhatian dari orangtuannya tetapi karena kesibukan kedua orang tuannya maka hal itu dia dia tidak bisa peroleh dan sampai pada akhirnya dia mau mencoba menggunakan Narkoba.

Menurut saya meluangkan waktu bagi Anak akan lebih baik dari pada memberikan kartu kredit, uang melimpah, tas impor, es krim, balon dan mainan untuknya pada pukul 01:00 pagi, ketika dia sudah lelap didalam tidurnya.

Renungkanlah bahwa bukan Anak Anda satu-satunya Anak yang pergi tidur dengan harapan mereka bisa makan bersama dengan orang tuanya, bisa pergi berlibur bersama, bisa saling berbagi dan masih banyak lainnya harapan-harapan yang mereka inginkan. Dan para ahli di seluruh dunia percaya bahwa cara terbaik untuk mencegah Narkoba memasuki rumah Anda adalah dengan “Menjadi Sahabat Baik Bagi Anak Anda.” Paling tidak, luangkan waktu untuk satu kali makan bersama anak setiap hari, (jadi teringat masa kecil dulu kebiasaan ini telah diterapkan oleh kedua orang tua saya bagi kami anak-anaknya). Buatlah keputusan yang bijak setelah Anda membaca tulisan ini, jangan tunggu lagi sampai anak Anda yang akan menjadi korban.

Penderitaan karena seorang Putra atau Putri yang tersesat bisa lebih besar dibanding dengan kesenangan yang diberikan oleh kekayaan, keberhasilan dan keberuntungan sebesar apapun

Ada pepatah bijak yang mengatakan “Bahwa Orang Dapat Menaklukan Dunia, Dapat Memimpin Perusahaan Sampai Berhasil Tetapi Tidak Dapat Menangani Anaknya.” (jadi teringat motto psikologi dulu waktu kuliah “Psikologi Bukan Untuk Saya Tetapi Untuk Anda”).

Membesarkan Anak adalah pekerjaan yang demikian besar tuntutannya dan memerlukan lebih banyak objektivitas serta lebih sedikit subjektivitas.
Semua orang tua harus “tegar” saat membesarkan anak-anaknya, (jadi saya sekarang mengerti mengapa kedua orang tua saya dulu tidak membelikan TV dirumah kami, bahkan setelah semua anak-anaknya selesai kuliah baru dibelikannya TV mungkin menurut orang dia itu kolot atau miskin, tetapi saya sangat mengerti bahwa mereka sedang menginvestasikan sesuatu yang berharga bagi kami Anak-anaknya). Lihat sekeliling Anda… banyak kendaraan bermotor yang berlalu lalang di jalan raya sebenarnya adalah pemberian orang tua yang merasa bersalah untuk anak-anaknya yang mereka terlantarkan. 

Itu merupakan tanda simpati yang salah tempat.
Lewat penelitian dapat dibuktikan kita dapat mendisiplinkan anak-anak kita selama 100 bulan pertama mereka. Kajian semacam itu dapat banyak ditemukan. Tetapi kemudian, kebanyakan dari kita berpendapat bahwa hal tersebut tidak dapat diterapkan untuk anak-anak kita karena mereka berbeda dan special.

“Kebakaran terbesar didunia dapat dicegah dengan segelas air yang dituangkan pada waktu yang tepat. Sama halnya, kemarahan pada saat yang tepat dapat menyelamatkan seorang anak agar tidak menjadi orang yang tidak berguna”.

Semoga bisa menginspirasi kita semua, khususya bagi orang tua dan yang akan menjadi orang tua.

6 Apr 2012

BERPIKIRLAH


“SEBAGIAN BESAR MASALAH SEBENARNYA ADALAH
KARENA TIDAK ADANYA GAGASAN”

            Masalah menghampikiri kita untuk membuat kita berpikir.
Mengapa kita menghadapi masalah? Ya, kira-kira sertiga masalah kita terjadi karena kita hidup dan bergerak, seprtiga lainnya adalah ciptaan kita sendiri dan sertiga lainnya adalah karena keserakahan dan ego kita.
            Nah jika kita punya tongkat ajaib kita, bisa menyelesaikan masalah kita. Tongkat ajaib tersebut adalah sikap kita.

LANGKAH PERTAMA KE ARAH PEMECAHAN MASALAH ADALAH
DENGAN MEMULAI LANGKAH TERSEBUT

Dengan hanya memahami kehidupan dan dengan bercermin paa masalah-masalah kehidupan, Anda akan dapat mengurangi masalah Anda. Hal ini tidak akan berlangsung secara instant. Perlahan-lahan tetapi pasti, satu persatu, tangani setiap masalah dengan mencari gagasan-gagasan sederhana untuk sampai pada suatu pemecahan. Ingatlah untuk tidak membuat yang “terbaik” menjadi musuh “lebih baik”. Untuk memecahkan masalah-masalah yang konyol, solusi kedua atau ketiga sekalipun cukup memadai.

Batra menceritakan pengalamannya  ketika pulang liburan selama 36 hari bersama keluarga besarnya dan itu merupakan liburan sekali seumur hidup. Letika pulang dia di kelilingi ribuan masalah dari banyak sisi, yang masing-masing membuat stress dan tegang. Ada penyakit dan kematian didalam keluarga, tagihan yang harus dibayar, pekerjaan yang tertunda, peringatan, jet lag, dan sebagainya. Sampai dia merasa linglung beberapa hari karena menghadapi masalah yangbegitu besar. Tetapi setelah beberapa saat menenangkan diri dia kembali memulai menyelesaikan masalah tersebut satu persatu. Dalam layar mental saya, saya memproyeksikan sebuah gelas pasir dimana hanya satu persatu pasir yang dapat jatuh, lalu saya menerapkan prinsip tersebut pada masalah saya. Dengan cara tersebut akhirnya saya bisa menangani sepuluh sampai lima belas masalah perhari, dan dalam waktu satu bulan, saya dapat membereskan timbunan masalah tersebut.

Jika menghadapi masalah yang menyebabkan stress dan ketegangan yang luar biasa, Anda dapat melakukan hal-hal berikut:
1.     Berpikir, pastikan ada cara yang terbaik menyelesaikan masalah-masalah ini. Anda akan terbantu jika ingat cerita burung gagak dan kendi! Ingatlah cerita dan kejadian serupa.

KEHIDUPAN TERBENTUK BUAK KARENA KITA MEMEGANG KARTU YANG BAIK TETAPI KARENA MEMAINKAN DENGAN BAIK KARTU YANG ANDA PEGANG
“Josh Billings”

2. Bertanya, bertanya, bertanya… kepada diri sendiri dan kepada orang lain, bagaimana melakukan sesuatu dengan cara yang lebih baik lagi. Mungkin ada beberapa hal yang tidak perlu dilakukan sama sekali atau harus digabungkan dengan aktivitas lain! Jangan lupa bahwa pertanyaan konyol sekalipun mungkin akan menghasilkan jawaban yang cerdas dan masuk akal.

3.    Lakukan sekarang juga! Mulailah melakukannya. Jangan lupa langkah awal kedalam pemecahan masalah adalah dengan memuali langkah itu. Saya setuju langkah pertama adalah langkah yang paling sulit, tetapi hanya dengan melakukan langkah pertama Anda berhenti menunda-nunda karena menunda-nunda itu sendiri adalah penyakit atau masalah. Tentu saja, jangan lupa menetapkan prioritas pada masalah Anda. Masalah dengan kategori “C” delegasikan kepada orang lain tetapi jangan lupa untuk mengeceknya dan mericek hingga semuanya tuntas dikerjakan.

Pada situasi sekelabu apapun selalu ada secercah harapan, asalkan Anda berupaya memecahkan masalahnya dan mencari peluang. Untuk setiap masalah mungkin ada beberapa solusi dan solusi menuju kearah peluang. Columbus melihat titik harapan ketika dia melihat Dunia Baru, ketika dia benar-benar menemukan rute dagang yang lebih baik ke India.
Dalam kasus tadi saya menerapkan konsep MISER untuk memecahkan masalah-masalah saya. Miser merupakan kependekan dari : “Marge, I untuk Improve, S untuk Simplify, E untuk Eliminate, dan R untuk Reduce”.

KONSEP MISER
M èMarging Promlems (Menggabungkan Masalah)
I è Improving Solutions (Menyempurnakan Pemecahan)
S è Simplifying Ways (Menyederhanakan Cara)
E è Eliminating Stressful (Menyingkirkan cara-cara yang menimbulkan stress)
R è Reducing Stres (Mengurangi Stres)

MISER adalah penyaringan konseptual yang baik sekali membantu Anda untuk mengurangi masalah yang banyak menjadi beberapa saja. Konsep ini dapat diterapkan saat jam kerja maupun diluar jam kerja. Sebenarnya siapa saja bisa menerapkanya dengan berhasil.
Saya betul-betul merekomendasikan agar Anda melakukan tindakan. Ambil langkah pertama. Semoga berhasil.

Sumber: Buku Born To Win

5 Apr 2012

JADILAH TELADAN


Anda Tidak Bisa Mengubah Orang Lain.
Anda Harus Menjadi Perubahan Yang Anda Harapkan Dari Orang Lain.
“Gandhi”

Tidak ada hal yang lebih memotivasi selain dari pada menjadi teladan.
Dengan menjadi teladan Anda telah memotivasi orang lain, maksudnya melakukan hal-hal yang Anda inginkan dari orang lain. Sungguh akan begitu memberikan inspirasi kepada orang lain. Ketikan Anda melakukan apa yang Anda inginkan agar mereka lakukan. Jadilah seorang  yang inspirator. Orang-orang Anda akan lebih suka di inspirasi dari pada di koreksi. Mereka lebih suka di inspirasi di banding dengan cara yang lainnya.

Sebagai pemimpin yang berperan dalam memberikan motivasi, menjadi teladan akan memberikan hasil yang lebih kuat dan lebih tahan lama dibanding dengan cara lain. Dengan menjadi teladan berarti Anda telah mengubah orang secara lebih mendalam dan lebih menyeluruh disbanding dengan apapun yang Anda lakukan.

Maka, jadilah sesuai dengan yang ingin Anda lihat.
Jika Anda ingin orang-orang Anda menjadi lebih positif, Anda harus menjadi lebih positif. Jika Anda ingin mereka merasa bangga dengan pekerjaan mereka, Anda harus lebih merasa bangga dengan pekerjaan Anda. Tunjukan kepada mereka tentang bagaimana sesuatu yang Anda inginkan dari mereka dikerjakan. Bila Anda ingin mereka tampak rapi dan berpakaian secara propesional, Anda sendiri harus tampil rapi. Bila Anda ingin mereka selalu tepat waktu, Anda sendiri harus dating lebih awal dan katakana kepada mereka apa artinya tepat waktu bagi Anda bukan bagi mereka.

Dan sebagai mana Jendral George Patton (seorang sahabat Gandhi) pernah mengatakan, “ada 3 prinsip dalam kepemimpinan: 1) teladan, 2) teladan dan 3) teladan”

Sumber: buku 100 Ways to Motivate Others

4 Apr 2012

PENUHI SEMUA JANJI TERKECIL ANDA


Hal-hal Besar Tidak Dilakukan Dengan Dorongan Gerak Hati, Tetapi Oleh Serangkaian Hal-Hal Kecil Secara Bersama-sama
“Vincent Van Gogh”

Orang termotivasi oleh orang yang mereka percayai.
Kepercayaan dari orang-orang anda tidak sulit untuk didapat. Anda bisa mendapatkannya, karena hal ini begitu penting untuk memotivasi mereka.
Jadi, Anda tidak pernah boleh terlambat didalam pertemuan Anda sendiri. Hal tersebut akan merusak kepercayaan yang telah Anda bangun dengan 7 dari 10 orang, karena bagi mereka hal ini berarti Anda bukanlah seperti apa yang Anda katakan untuk memenuhi janji-janji Anda.

“Jika Anda tidak bisa memenuhi janji Anda untuk hal-hal yang kecil, tidak ada seorang pun yang akan memberikan kepercayaan kepada Anda untuk untuk hal-hal besar”
Anda harus melakukan semua yang Anda lakukan bagi orang-orang Anda, jika Anda berkata bahwa Anda akan melakukannya. Jika Anda berkata menelponnya besok, Anda harus melakukannya. Jika Anda berkata Anda kan memberikan beberapa dokumen kepada mereka pada hari senin, maka Anda harus berusaha keras untuk mememenuhinya. Ini adalah segalanya. Kepercayaanpun diperoleh, bukan hanya untuk hal-hal yang besar, tetapi bahkan terlebih hal-hal yang kecil. Bahkan lebih dari itu.

Sumber: buku 100 Ways to Motivate Others

3 Apr 2012

KEBENARAN AKAN MEMBEBASKAN ANDA


TIDAK ADA YANG LEBIH KUAT DIBANDINGKAN DENGAN KEBENARAN

Anda mungkin menertawakan saya dan bertanya-tanya apakah kebenaran mempunyai daya dalam kondisi seperti saat ini. Ya, memang masih. Tetapi izinkan saya segera menambahkan bahwa kejujuran masih merupakan kebijakan terbaik, dengan sedikit akal sehat.
Kebenaran itu kuat. Kebenaran itu menakjubkan. Kebenaran itu menyenangkan. Kebenaran bisa menjadi satu langkah kea rah kebebasan pribadi.

Diperlukan waktu bertahun-tahun untuk mengembangkan kebiasaan menyatakan kebenaran. Tetapi jika Anda sudah mampu memilihara dan membiasakan ini, Anda akan mampu meningkatkan rasa percaya diri Anda. Kehidupan Anda kemudian menjadi transparan bagi orang lain dan diri Anda sendiri sehingga rasa takut Anda akan jauh berkurang. Anda akan menjadi pahlawan bagi diri Anda sendiri dan rasa hormat terhadap diri sendiri akan meningkat.
Saya tidak tahu kunci untuk keberhasilan,
Tetapi kunci untuk kegagalan  adalah jika berusaha membuat semua orang senang.
“Bill Cosby”
Kematangan adalah kemampuan untuk mengukapkan perasaan dan pendirian yang diimbangi dengan pertimbangan mengenai pikiran dan perasaan orang lain.

Nyatakanlah kebenaran dan “tanggung akibatnya”. Anda akan merasa stress untuk satu, dua, tiga menit! Makin dahsyat badainya, makin cepat juga berlalunya.

Sumber: Buku Born To Win

2 Apr 2012

SANG PEMENANG TIDAK PERNAH MENYERAH



Dua orang anak laki-laki tengah berjalan menyusuri jalan desa. Tiba-tiba mereka melihat dua kaleng susu yang sedang diisi untuk diantarkan ke kota di dekat tempat itu. Karena melihat tidak ada orang, kedua anak itu mengangkat penutup kaleng nomor satu dan kemudiam mereka memasukan katak batung besar. Kemudian mereka mengangkat kaleng kedua dan memasukan katak betung lainnya. Kedua kaleng itu kemudian diangkat orang untuk diantarkan ke pelanggan.

Dalam perjalanan katak belatung besar yang nomor satu berkata “ini mengerikan! Akutidak dapat mengangkat tutup kaleng ini karena amat terlalu berat. Aku belum pernah mandi susu sebelumnnya, dan akupun tidak dapat mencapai dasar kaleng agar dapat menekan tutup kaleng. Jadi, apa gunanya dan dia berhenti untuk mencoba serta menyerah! Ketika tutup kaleng nomor satu dibuka, ditemukan seekor katang betung yang sudah menjadi bangkai. Dialah Kegagalan.

“Karena Banyak dingding yang menghalangi kita hanya ada di dalam pikiran kita”
“Dimana Ada Kemauan Di Situ Ada Jalan”
“Orison Sweett Marden”

Kondisi sama terjadi pada kaleng nomor dua tetapi sang katak berkata kepada dirinya sendiri, “Ya, memang aku tidak dapat mengangkat tutup kaleng karena terlalu rapat dan terlalu berat. Aku tidak dapat melubangi kaleng itu untuk menyelamatkan diri, tetapi dari sang Neptunus aku pelajari untuk dilakukan didalam air, ya itu berenang.” Jadi ia berenang, berenang, dan berenang hingga akhirnya mengaduk gumpalan mentega, lalu duduk diatasnya. Ketika dtutup kaleng diangkat, ia melompat keluar. Dialah Pemenang.

“Seorang Pemenang Tidak Pernah Menyerah dan
Orang Yang Menyerah Tidak Akan Pernah Menang”

Semoga menginspirasi

Sumber: Buku Born To Win

1 Apr 2012

RAPIKAN YANG BERANTAKAN



Gunnakan waktu berpikir Anda dengan bijak, Apa yang disebut dengan waktu berpikir? Ya, itulah waktu yang Anda miliki ketika Anda tengah berada dalam perjalanan, sebelum tidur, saat Anda bangun, ketika bercukur, di antara beberapa pekerjaan dan sebagainnya.  Secara peribadi saya mendapati waktu berpikir adalah cara yang baik untuk membuat prioritas pada tugas-tugas pada suatu hari.

Bagaimana cara saya melakukannya. Secara mental saya membuat daftar apa yang memenuhi pikirn saya. Kadang saya menuliskannya. Kemudian saya membuat kalkulasi mental untuk dapat melihat dengan lebih jelas apa yang dapat dan tidak bisa saya lakukan.
Saya mempunyai peragkat “lakukan” dan “jangan lakukan”, mungkin seperti orang-orang pengawasan mutu di dalam benak saya yang member tahu saya apa yang akan memberikan saya kebahagiaan dan apa yang membuat saya stress.

Saya dapat memeras waktu berpikir saya selama satu hari, termasuk waktu tidur saya dengan menggunakan alam bawah sadar saya. Saya senang menggunakan akal sehat untuk merencanakan aktivitas saya.

Sebelumnnya saya bisa menggunakan 60 sampai 120 menit untuk berguling-guling ditempat tidur; kini saya jatuh tertidur hanya dalam waktu 6 menit. Sayaa merapikan pikiran saya agar tidak berantakan dan penuh sesak dengan segala sesuatu hal yang saya tidak butuhkan: saya ingin dapat memenuhi kebutuhan hidup saya, bukan ketamakan saya.
Kerap saya menggunakan keranjang sampah di kantor maupun dirumah, dikantor saya kerap menggunakan kernjang sampah yang terbesar didunia dan meletakannya di bawah meja kerja saya dan saya menyimpan kertas yang tidak saya butuhkan disitu.

“Jika Hati Anda Menyimpan Kegetiran , Gula Yang Ada Dimulut
Tidak Akan Membantu Mempermanis Anda”

Pada malam hari, sebelum tidur, kita mengosongkan semua isi saku baju kita dan memasukannya kedalam laci dan menyingkirkan beberapa hal. Dan saya juga melakukan hal yang sama yaitu dengan mengosongkan pikiran saya beberapa kali dalam satu hari dari berbagai hal yang saya tidak perlukana dan dari segala sesuatu yang dikatakan oleh orang lain yang mungkin melukai saya saat itu atau melukai saya kemudian.

“Jangan Menganggap Hidup Ini Terlalu Serius Karena                                                       Jika Demikian Anda Tidak Akan Mampu Keluar Hidup-hidup”.
“Warren Miller”

Sering saya mengingat kembali cerita berikut ini:
Dua rahib tengah berjalan dengan di tengah guyuran hujan, lumpur bertebaran dikaki mereka. Ketika menyeberangi anak sungai, mereka melihat seorang anak gadis berpakaian indah tidak dapat menyeberang karena lumpur, tanpa mengucapkan kata sepatah apapun, rahib yang lebih tua langsung mengangkat gadis dan membopongnya ke sisi anak sungai satunya.

Rahib yang muda tampaknya terganggu selama sisa perjalanan mereka dan tidak dapat menahan diri lagi ketika mereka sampai di tujuan. Ia meledak, “Bagaiman mungkin kamu seorang Rahib, sampai mempertimbangkan untuk memegang seorang wanita dengan tanganmu, apalagi wanita muda dan cantik. Itu berlawanan dengan ajaran yang kita terima. Rasanya sangat tidak pantas.
“Saya menurunkannya disisi jalan” sahut rahib yang lebih tua, “Apakah kamu masih membawa-bawa dia?”

Bukan kah kita juga sama seperti Rahib muda tersebut? Kita sering menyimpan perasaan marah, dendam benci terhadap orang lain sedangkan mereka sendiri tidak memikirkan hal tersebut.

Mengapa tidak mulai melakukan sesi audit dan melemparkan semua emosi-emosi negatif yang masih terus kita pertahankan ke dalam keranjang sampah?

“Semua akan berlalu” entah itu nasip baik maupun buruk. Belajarlah dari anak-anak untuk tersenyum dari mata yang satu dan meneteskan air mata dari mata yang lain. Anak-anak dengan cepat dapat melupakan penghinaan dan rasa sakit yang mereka alami.

Igatlah bahwa berpikir itu sama alaminya dengan bernapas. Anda tidak bernapas jika mencium bau busuk, Jadi jangan berpikir kalau sekeliling Anda busuk. Perlu Anda catat bahwa tidak ada pria atau wanita yang selalu beruntung, kita sama seperti roda yang selalu berputar, sementara berbagai baying-bayang nasib baik dan nasib buruk selalu timbul tenggelam. Jadi, selama saat-saat menguntungkan datang, nikmati jangan mengeluh dan bersyukurlah atas itu semuanya dan begitu juga kalau sebaliknya terjadi, Anda harus selalu siap untuk kedua kemungkinan tersebut.

Lewat berpikir pada diri sendiri dan memperkuat diri, saya telah mengembangkan rasa hormat pada diri sendiri didalam pikiran saya. Saya mulai tidak mengkhawatirkan apa pendapat orang lain, bos saya, saudara saya, teman saya dan siapapun mengenai diri saya. Saya adalah saya apa adanya. Jadi biarkan demikian! Tidak ada orang yang dapat menghina saya tanpa seizing saya.

Rahasiannya adalah mengetahui bahwa pekerjaan Anda lebih dari sekedar cukup, dan terus berjalan, membaca, menulis dan memperbaharui diri serta menerima dengan penuh terima kasih di saat Anda terperosok. Jika Anda mengakui dengan jujur bahwa Anda bertindak di bawah harpan, Anda bukan saja di ampuni tetepi juga memproleh respek secara propesional. Beranilah untuk mencoba. Anda akan terkejut. Anda menyadari bahwa ketakutan Anda hanyalah ketakutan yang tidak beralasan.

“SEMUA MANUSIA ADALAH ARSITEK BAGI NASIBNYA SENDIRI”
“Appius Caecus”

31 Mar 2012

PERCEPATLAH PERUBAHAN

Setip Organisasi Harus Siap Sedia Meninggalkan Segala Sesuatu Yang Tengah Dilakukannya Untuk tetap Hidup di Masa Mendatang.
Pater Drucker

Peran seorang pemimpin adalah selalu, selalu dan selalu menjaga agar orang-orang yang dipimpinnya tetap bersemangat dan optimis, serta bekerja secara total dalam menghadapi perubahan. Itulah pekerjaan pemimpin. Tetapi sebagian besar pemimpin sering tidak melakukan hal tersebut, karena mereka memandang peran mereka seperti seorang pengasuh bayi, seperti seorang pemecah masalah, dan seperti seorang petugas pemadam kebakaran. Dengan demikian maka mereka menghasilkan, bayi, masalah dan kebakaran di sekitar mereka.

Sangat penting bagi seorang pemimpin untuk mengetahui reaksi psikologis terhadap perubahan dari para karyawan dan memprediksi hal apa yang akan terjadi dari perubahan tersebut. 
Ada 4 siklus perubahan pada karyawan:
1.     Keberatan
2.    Kesadaran yang berkurang
3.    Eksplorasi
4.    Mengikuti

Terkadang tiga tahap pertama dalam siklus ini memerlukan waktu yang cukup lama agar orang-orang yang Anda pimpin mampu melakukannya. Produktivitas dan semangat kerja bisa menjadi sesuatu hal yang memusingkan karena mereka menolak perubahan. Menolak perubahan adalah manusiawi. Kita semua melakukan hal itu. Kita sulit masuk kekamar mandi, tetapi saat kita sudah mandi maka akan terasa berat juga untuk keluar dari kamarmandi, dan hal ini sering kita sebut dengan zona nyaman “tidak mudah melepaskan sesuatu hal yang sudah kita senangi, walaupun hal itu tidak baik”.

Jadi untuk sampai tahap mau mengikuti seorang pemimpin harus memahami secara penuh bagaimana siklus perubahan tersebut dapat mereka terima secepat mungkin.
Jadi bagaimana seorang pemimpin bias membantu anggotanya bergerak melewati tahap satu, dua dan tiga?

Pertama yang harus dilakukan seorang pemimpin adalah menyiapkan diri sendiri utuk berkomunikasi mengenai perubahan ini dalam cara yang paling bersemangat dan positif. Jadi artinya persiapan itu penting, seperti yang sering di ucapjan oleh para motivator “Bukanlah kehendak untuk menang yang akan membuat mereka memenangkan permainan, tetapi kehendak untuk bersiap menang”
Oleh karena itu sorang pemimpin harus mempersenjatai diri, dengan membekali diri dengan segala pemahaman dan informasia mengenai perubahan tersebut sehingga Anda sebagai pemimpin bias menjadi juru bicara yang baik untuk perubahan tersebut.

Kebanyakan pemimpin tidak melakukan hal tersebut,  justru mereka menyadari bahwa orang-orang mereka menolak perubahan itu, malahan mereka mendukung perselisihan tentang perubahan itu. Mereka berkata bahwa hal ini seharusnya tidak terjadi, saya minta maaf atas apa yang kalian alami semua. Hal ini sangat disayangkan.
Setiap perubahan internal dilakukan untuk meningkatkan kelangsungan hidup dan keefektifan perusahaan. Jadi seharusnya seorang pemimpin harus mampu meyakinkan semua anggotanya dan bias merasakan apa yang sedang ia rasakan. Sehingga semakin perusahaan ini bias mempertahankan kelangsungan hidupnya maka akan semakin nyaman perusahaan tersebut sebagai tempat bekerja.

Bagaimana dengan perubahan yang dating dari luar? Para pembuat peraturan, perubahan pasar, masalah dengan para vendor? Dalam kasus-kasus seperti ini, seorang pemimpin harus menekankan kepada tim yang dipimpinnya bahwa pesaing kita juga mengalami hal yang sama. Ketika hujan turun dilapangan, maka hujan tersebut juga mengguyur kedua belah pihak, jadi peranan anda sebagai pemimpin menciptakan keunggulan strategi tim anda dalam menangani hujan tersebut. Jadi, hujan tersebut akan menjadi sesuatu yang menguntungkan untuk tim Anda.

Seorang pemimpin harus terus membuat perubahan menjadi hidup dalam diri tim, sebagai kebiasaan yang positif. Ya, kita berubah sepanjang waktu. Kita berubah sebelum kita harus melakukan perubahan.

Sumber: buku 100 Ways to Motivate Others

30 Mar 2012

CUKUP ADALAH CUKUP!


KEBUTUHAN LAWAN KESERAKAHAN

Keserakahan adalah musuh terbesar jantung, menurut ahli bedah terkemuka, Dr. Naresh Trehan. Dan bukan karena kerja keras atau jadwal yang kacau! Dr.Trehan ketika ditanya, “ Bukankah jadwal yang kacau berlawanan dengan semua yang di anjurkan dokter?” dia menjawab, “Ini salah satu kesalah pahaman terbesar yang terjadi. Stress timbul jika Anda harus menghadapi sesuatu yang tidak cocok dengan kerangka pikiran Anda. Pekerjaan yang berguna membuat diri kita tenang. Saat-saat yang paling santai bagi saya adalah jika berada di ruang operasi ketika saya benar-benar merasa tentram ddengan diri saya. Kerja keras tidak pernah membunuh siapapun, tetapi terlalu banyak waktu luanglah yang kerap menyebabkan kematian. Misalnya bulan ini saya punya jadwal kuliah dan mengajar yang memusingkan tetapi saya sama sekali tidak mempunyai pikiran untuk membatalkan beberapa komitmen karena saya merasa bahwa saya tidak melakukan semua yang saya mampu lakukan.” Ia melanjutkan, “Yang juga penting adalah orang harus mempunyai kemampuan untuk mengalihkan pikiran ketika ia meninggalkan pekerjaannya. Setiap lima, enam minggu, orang harus mengambil istirahat 2-3 hari; ini akan membantu Anda untuk memfokuskan segalanya. Dan harap garis bawah ini: bayar pajak. Ini tindakan yang mendasar untuk perawatan jantung Anda. Keserakahan adalah musuh utama jantung!”

Inti perbincangannya adalah sering-sering mengajukan pertanyaan kepada diri Anda sendiri: “Apakah itu perlu?”, Apakah benar-benar saya membutuhkannya?”, “Apakah saya harus mendatanginnya atau bisa melalui telpon, pakek vedio call atau fasilitas lainnya?” Kehidupan penuh dengan tukar tambah! Kehidupan berarti penyesuaian! Saya tidak pergi kebanyak tempat; dengan demikian longkaran social saya menjadi semakin kecil. Bagi saya itu bukan menjadi maslah. Saya melakukan kegiatan yang lebih saya sukai, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga, membaca dan menulis. Saya juga menggunakan lebih banyak waktu untuk memikirkan yang dapat dipikirkan dan yang tidak dapat dimengerti- pelangi, salju, fantasi. Mungkin  karena itulah saya bisa merasa tentram dengan diri saya sendiri.

Sumber: Buku Born To Win

29 Mar 2012

BELAJAR MENCINTAI SESUATU YANG ANDA LAKUKAN


Saya berbagi penemuan saya yang paling menarik dengan Anda. Anda bisa membuatnya menjadi “pelita”

Jika Anda ingin berbahagia selama satu jam, silahkan tidur siang.
Jika Anda ingin berbahagia selama satu hari, pergilah piknik.
Jika Anda ingin berbahagia selama satu minggu, pergilah berlibur.
Jika Anda ingin berbahagia selama satu bulan, menikahlah
Jika Anda ingin berbahagia selama satu tahun, warisi kekayaan.
Jika Anda ingin berbahagia seumur hidup, cintailah pekerjaan Anda.

Saya sudah hidup dengan pemikiran ini selama lebih 3 tahun dan kehidupan saya menjadi lebih terfokus. Saya selalu mempunyai sikap yang positif disbanding kebanyakan teman saya. Dahulu saya masih sering tergelincir. Kini, saya tidak terlalu sering lagi tergelincir, walaupun katakanlah sekali dalam sebulan.

Ia lebih suka menyalakan lilin dari pada menyumpahi
kegelapan dan cahayanya telah menghangatkan dunia
“Adlai Stevenson”

Setiap hari kita sudah terbiasa bangun pagi dan melakukan apa yang harus dilakukan. Cara sederhana saya yang telah sering di ujicobakan adalah menikmati apapun yang tengah saya lakukan. Didalam diri kita ada keinginan abadi untuk mengerjakan tugas-tugas yang menantang, tetapi sayangnya kebanyakan dari kita duduk-duduk saja menunggu terdengarnya ketukan peluang di pintu kita. Peluang memang dating. Tetapi kebanyakan dari kita tidak mendengar ketukan itu karena yang ingin kita dengarkan adalah “dentuman besar” Pada hal pada kenyatannya, banyak peluang baik mengetuk hanya dengan suara lembut. Semntara itu kita menjadi khawatir. Ada yang mendengar “ketukan kecil” itu dan langsung bergerak dan mereka menjadi sibuk, mereka mulai menyukai apa yang mereka lakukan dan perasaan negatifpun menghilang. Mungkin ini mirip dengan kisah ayam dan telur yaitu ketika sang ayam dating terlebih dahulu dan sibuk mengais dan mulai memproleh cukup cacing serta bertelur “telur emas”, sesederhana itu. Sikap sebaliknya adalah dengan hanya sebutir telur, apa yang dapat dilakukan orang selain “menunggu dan melihat”. Jadi sebenarnya terserah Anda, apakah ingin mengerami sambil bersedih atau maju kemuka dengan antusiasme.

Sumber: Buku Born To Win